14 Manfaat Husnuzan Dalam Kehidupan Sehari – Hari

Husnuzan berasal dari dua kata dalam lafal bahasa Arab yaitu ‘Husnun’ yang artinya baik dan ‘addzhonnu’ yang artinya prasangka, sehingga secara istilah artinya husnuzan yaitu berbaik sangka. Dalam agama Islam, husnuzan berarti berbaik sangka kepada segala ketentuan dan ketetapan yang diberikan Allah kepada manusia. Secara sederhana, husnuzan bisa diartikan sebagai pecahan dari watak terpuji yang perlu dimiliki insan terutama umat Islam. Lawan kata dari husnuzan yaitu su’uzzan yang berarti prasangka jelek atau prasangka jahat. Berburuk sangka hukumnya haram dalam aliran Islam , yang berarti suatu perbuatan yang tidak diperbolehkan lantaran sanggup menimbulkan permusuhan dan keretakan persaudaraan atau ukhuwah islamiyah. Baik itu berburuk sangka atau berbaik sangka bisa diwujudkan melalui perbuatan dan ucapan. Sikap husnuzan sangat ditekankan untuk dilakukan umat Islam sebagai perilaku mental terpuji, lantaran manfaat berpikir faktual dalam Islam sanggup mendorong seorang muslim untuk bersikap, bertutur kata dan melaksanakan perbuatan baik serta bermanfaat.

Bentuk – Bentuk Sikap Husnuzan

Terbiasa mendapat manfaat husnuzan setiap hari akan membantu seseorang untuk menjalani kehidupan yang faktual lantaran pikirannya pun tidak ternoda oleh prasangka buruk. Anda sanggup mencicipi manfaat memeluk agama Islam dan esensi ajarannya yang benar kalau selalu bersikap baik sangka. Beberapa bentuk husnuzan dalam kehidupan sehari – hari  yaitu:

  • Husnuzan kepada Allah

Ini yaitu bentuk husnuzan yang paling utama lantaran Allah telah melimpahkan banyak sekali karunia dan kasih sayang kepada insan sebagai makhluk ciptaanNya. Allah sudah menunjukkan kita kehidupan, kesehatan, keimanan, rejeki, agama Islam dan segalanya kepada insan sehingga sudah sewajarnya insan pun selalu berbaik sangka kepada Allah. Kita bisa berhusnuzan dengan selalu bersyukur, bertaubat dan menjalankan aliran Islam dengan baik dan mendapat manfaat agama dalam kehidupan manusia. Manfaat taat kepada Allah pun bisa mendekatkan umat Islam ke surga.

  • Husnuzan kepada diri sendiri

Yang dimaksud dengan husnuzan kepada diri sendiri yaitu pikiran untuk berbaik sangka terhadap kemampuan diri dalam berusaha menjalani kehidupan sehari – hari. Orang yang selalu berhusnuzan akan mempunyai rasa percaya diri, selalu berusaha dengan gigih dan maksimal, selalu rela berkorban dan berpikir positif.

  • Husnuzan kepada orang lain

Seorang muslim juga diperintahkan untuk selalu berhusnuzan kepada orang lain. arti husnuzan kepada orang lain yaitu untuk menganggap orang lain itu dengan cara dan pandangan yang baik. Allah melarang umat muslim untuk berprasangka jelek dan mencari kesalahan orang lain terlebih lagi sampai menggunjingnya sebagaimana dikatakan pada Surat Al- Hujurat ayat 12. Umat Islam bisa lebih mendalami aliran agama dengan manfaat ilmu tauhid, manfaat mempelajari ulumul quran, dan manfaat mempelajari bahasa Arab.

Hikmah Positif Husnuzan

Sebagai sesama muslim, membangun kekerabatan yang baik dan erat yaitu sesuatu yang harus diperjuangkan dengan sebaik – baiknya sesuai dengan Surat Al-Hujurat ayat 10 yang menegaskan bahwa setiap mukmin yaitu saudara. Itulah sebabnya segala sesuatu yang sanggup memperkuat dan memantapkan persaudaraan perlu dipelihara dengan tetap mempertahankan perilaku husnuzan. Manfaat husnuzan dalam kehidupan sehari – hari antara lain:

  1. Manfaat husnuzan yang pertama akan menciptakan kita sebagai umat muslim disayangi oleh Allah lantaran menerapkan ajaranNya dengan benar.
  2. Hubungan persahabatan dan persaudaraan antara sesama muslim akan lebih baik lantaran kebiasaan berbaik sangka akan menghindari keretakan hubungan.
  3. Keharmonisan kekerabatan antara sesama muslim akan semakin tampak lantaran tidak ada banyak sekali hambatan psikologis yang menghambatnya.
  4. Menghindarkan rasa penyesalan lantaran sudah berburuk sangka terhadap sesama yang menciptakan seseorang menimpakan keburukan kepada orang lain tanpa adanya bukti yang sanggup dipertanggung jawabkan.
  5. Dengan manfaat husnuzan maka kita juga akan terhindar dari rasa iri hati lantaran turut menghargai kemajuan yang didapatkan oleh orang lain, walaupun diri kita sendiri belum mengalaminya.
  6. Membuat jiwa menjadi damai lantaran terhindar dari keresahan dan hati yang gelap lantaran dipenuhi prasangka jelek terhadap orang lain.
  7. Manfaat husnuzan sanggup menghindarkan dari dosa lantaran banyak sekali pikiran dan ucapan jelek yang dikatakan mengenai orang lain.
  8. Kita sanggup menghindari bersikap zholim kepada orang lain lantaran prasangka jelek yang tidak terkendali dengan mempertahankan pikiran baik tersebut.
  9. Manfaat husnuzan kepada diri sendiri akan senantiasa menciptakan kita bersemangat untuk meraih kesuksesan, tangguh dan selalu optimis dan tidak gampang frustasi lantaran yakin bahwa setiap perjuangan dan doa akan dikabulkan oleh Allah.
  10. Orang yang selalu berprasangka baik terhadap orang lain akan mendapat manfaat husnuzan dengan mempunyai banyak teman, disegani orang lain dan disukai oleh banyak orang.
  11. Bersikap husnuzan akan menciptakan kita dijauhkan dari banyak sekali hal jelek dan perbuatan yang munkar serta mendatangkan dosa.
  12. Sifat husnuzan memungkinkan kita mendapat timbal balik yang baik dari orang – orang di sekitar.
  13. Sikap husnuzan akan mempererat tali persaudaraan sesama muslim dan tidak gampang untuk dipecah belah.
  14. Dengan selalu bersikap husnuzan maka kita akan mendapat ketenangan hidup lantaran tidak selalu terganggu dengan pikiran buruk.

Sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al- Hujurat ayat 6 yang berbunyi: “Hai orang – orang yang beriman, apabila tiba kepadamu seorang fasik yang membawa isu maka periksa dengan teliti semoga kau tidak menimpakan tragedi alam kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menimbulkan kau menyesal atas perbuatan tersebut”. Sebagai seorang muslim, yang harus dilakukan untuk mendapat manfaat husnuzan yaitu dengan bertabayyun lebih dulu saat mendengar suatu informasi mengenai hal apapun. Yang dimaksud dengan tabayyun yaitu melaksanakan pengecekan lebih dulu akan sesuatu hal sebelum menanggapinya secara negatif, sebagaimana tercantum dalam firman Allah diatas. Apabila semua orang terbiasa melaksanakan pengecekan tersebut pasti umat insan tidak akan gampang untuk dipecah belah begitu saja.